MI SABIILUT TAQWA 1 SAWAHAN Headline Animator

Kamis, 27 September 2012


AQ ADALAH AQ


NING AYU


Manfaat Buah Duku

Buah duku (Lansium Domesticum Corr) berasal dari tanaman berkayu yang hidup menahun. Pohonnya diperkirakan asli dari Indonesia. Literatur lain mengatakan duku berasal dari Asia Tenggara bagian barat, dari semenanjung Thailand di sebelah barat sampai Kalimantan di sebelah timur. Kini Buah duku hampir tersebar luas diseluruh wilayah Asia dan menjadi salah satu primadona buah duku tropis.

Di Indonesia, sentra buah duku tersebar luas di wilayah Sumatra dan Jawa. Jenis yang banyak dibudidayakan adalah varietas Komering, Metesih, Condet dan Kalikajar. Buah duku dapat tumbuh subur di daerah beriklim basah dengan curah hujan tinggi. Tanaman ini termasuk jenis pohon buah musiman yang hanya berbuah setahun sekali. Biasanya bunga akan bermunculan di awal musim hujan (September-Oktober). Enam bulan kemudian buah terlihat bergelantungan di ranting dahan dan siap dipanen pada bulan Februari-Maret.

Buah duku mentah berwarna hijau, bergetah dan citarasanya sangat asam. Seiring matangnya buah, kulit akan berubah kekuningan dan daging buah akan berasa manis. Sebagian besar buah duku hanya dimakan segar sebagai buah meja. Padahal kalau kita mau sedikit berkreasi, duku dapat dijadikan beragam sajian lezat dan nikmat, seperti untuk isi puding, campuran fruits cocktail atau sebagai bahan baku selai.


KANDUNGAN KIMIA
Dilihat dari komposisi zat gizinya, buah duku tidak terlalu mengecewakan. Setiap 100 gr buah duku terkandung kalori 70 kal, protein 1.0 g, lemak 0.2 g, karbohidrat 13 g, mineral 0.7 g, kalsium 18 mg, fosfor 9 mg dan zat besi 0.9 mg. Untuk kandungan kalori, mineral dan zat besi duku setingkat lebih tinggi dibandingkan dengan buah apel atau jeruk manis.

KHASIAT

                                            1.      Mengandung dietary fiber atau serat yang bermanfaat untuk memperlancar sistem pencernaan, mencegah kanker kolon dan membersihkan tubuh dari radikal bebas penyebab kanker.
                                            2.            Selain daging buah yang segar menyehatkan, bagian kulit buah dan bijinya juga bermanfaat untuk bahan baku obat anti diare dan menurunkan demam.
                                            3.            Kulit kayunya juga sering digunakan orang untuk mengobati gigitan serangga berbisa dan obat disentri.
                                            4.             Sebagian orang juga percaya, benalu pohon duku dapat menghambat dan membasmi sel-sel kanker.

TIPS PENYAJIAN
1. SELAI DUKU
Siapkan 1500 gr daging buah duku yang sudah diblender halus, 600 gr gula pasir, 100 ml air, 5 gr gelatin, 30 ml air jeruk lemon dan ½ sdt vanila essens. Semua bahan dicampur jadi satu, panaskan hingga tekstur mengental dan warna kekuningan. Selagi panas simpan di dalam botol kaca, tutup rapat, kini Anda mempunyai selai duku yang lezat dan siap digunakan kapan saja.

2. PUDING DUKU
Buah duku diblender kemudian dicampur dengan adonan agar-agar atau dibiarkan utuh untuk isi puding. Teksturnya kenyal dengan citarasa manis, segar dan sedikit asam menjadikan puding terasa lebih istimewa dan canti

Senin, 05 Desember 2011

SEPULUH KEMAMPUAN DASAR GURU


1.        MENGEMBANGKAN KEPRIBADIAN
A.        Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
B.        Berperan dalam masyarakat sebagai warga negara yang berjiwa Pancasila
C.        Mengembangkan sifat-sifat terpuji yang dipersayaratkan bagi jabatan guru

2.        MENGUASAI LANDASAN PENDIDIKAN
A.        Mengenal tujuan pendidikan untuk pencapaian Tujuan Pendidikan Nasional
B.        Mengenal sekolah dalam masyarakat
C.        Mengenal prinsip-prinsip psikologi Pendidikan yang dapat dimanfaatkan pendidkan dalam PBM

3.        MENGUASAI BAHAN PENGAJARAN
A.        Menguasai bahan pengajaran kurikulum
B.        Menguasai bahan pengajaran

4.        MENYUSUN PROGRAM PENGAJARAN
A.        Menetapkan tujuan pembelajaran kurikulum
B.        Memilih dan mengembangkan bahan pengajaran
C.        Memilih dan mengembangkan strategi belajar mengajar
D.        Memilih dan mengembangkan media pembelajaran yang sesuai
E.         Memilih dan memanfaatkan sumber belajar

5.        MELAKSANAKAN PROGRAM PENGAJARAN
A.        Menciptakan iklim belajar mengajar yang sehat
B.        Mengatur ruang beajar
C.        Mengelola interaksi belajar mengajar
D.        Memilih dan memanfaatkan sumber belajar

6.        MENILAI HASIL DAN PROSES BELAJAR MENGAJAR YANG TELAH DILAKSANAKAN
A.        Menilai prestasi murid untuk kepentingan pengajaran
B.        Menilai proses belajar mengajar yang telah dilaksanakan

7.        MENYELENGGARAKAN PROGRAM BIMBINGAN
A.        Membimbing siswa yang mengalami kesulitan belajar
B.        Membimbing siswa yang kelainan dan berbakat khusus
C.        Membimbing siswa untuk menghargai pekerjaan di masyarakat

8.        MENYELENGGARAKAN ADMINISTRASI SEKOLAH
A.        Mengenal pengadministrasian kegiatan sekolah
B.        Melaksanakan kegiatan administrasi sekolah

9.        BERINTERAKSI DENGAN SEJAWAT DAN MASYARAKAT
A.        Berinteraksi dengan sejawat untuk meningkatkan kemampuan profesioanal
B.        Berinteraksi dengan masyarakat untuk penuaian misi sekolah

10.    MENYELENGGARAKAN PENELITIAN SEDERHANA UNTUK KEPERLUAN PENGAJARAN
A.        Mengkaji konsep dasar penelitian ilmiah
B.        Melaksanakan Penelitian sederhana

Minggu, 04 Desember 2011

AGAR DIA SELALU CINTA


“Sayang, I love you!” Hari ini entah sudah untuk yang keberapa kalinya suamiku membisikan kata itu dengan lembut tidak saja langsung bibirnya menempel di telingaku, tetapi juga melalui SMS ketika dia sudah di kantor. Biasanya akupun langsung membalasnya, I love you too, mas. Terima kasih telah menjadi suamiku.”
Aku menyadari, aku memiliki bebrapa kelebihan, tetapi sesungguhnya kekuranganku jauh melebih kelebihan yang aku punya. Aku bukan perempuan yang cantik jelita seperti ratu balqis, bukan pula wanita kaya raya seperti ummahatul mu’minin Khadijah. Walaupun tidak buta, tetapi pemahamanku terhadap Islampun masih perlu perbaikan.Tak banyak yang istimewa yang aku punya, makanya aku sangat bersyukur sekali Allah menghadirkan seseorang yang Allah halalkan tidak saja hatinya tetapi juga fisiknya padaku. Walaupun aku hanyalah perempuan biasa, Allah memberiku seorang laki-laki yang sholeh, baik, rendah hati dan amat sangat sayang padaku.
Ibuku pernah berpesan, ada empat perkara yang harus kita perhatikan agar tercipta syurga dunia dalam rumah tangga. Sebagai seorang istri kita memang dituntut untuk memaksimalkan kemamapuan agar indah dipandang mata, sejuk dilihat, tenang ditinggal, membangkitkan gairah, dan menumbuhkan ketaatan suami kepada Allah. Disamping menjadi ibu yang baik dalam mendidik anak-anak kita.
Pertama, mampu memberikan kepuasan di tempat tidur. Tempat tidur adalah ruang yang paling privacy antara kita dan suami. Disanalah biasanya suami mengurai keletihan setelah bekerja seharian. Tempat tidur juga merupakan tempat dimana biasanya suami istri menunaikan hajat seksualnya. Untuk itu istri di tuntut untuk menata tempat tidur dengan baik, bersih dan harum. Istri perlu memahami kebutuhan seksual suami, memenuhi ajakan bersetubuh dengan segera, memberikan kepuasan maksimal dalam bersetubuh, jika perlu tidak ada salahnya istri menawarkan diri.
Kedua, menciptakan keindahan di dalam rumah, menatanya dengan penuh artistik, serta menjaga harta yang ada di dalamnya. Rumah yang besar belum tentu menciptakan ketenangan dan kedamaian. Perabotan yang banyak lagi mahal tidak juga bisa membuktikan penghuninya adalah pasangan yang berbahagia. Keindahan di sini adalah keindahan yang terpancar dari tangan lembut dan keikhlasan penatanya, yaitu istri yang sholehah, qonaah, tawadhu, dan rendah hati.
Ketiga, mendidik dan menjaga anak-anak. Anak-anak adalah amanah, anak-anak adalah investasi, anak-anak merupakan hiburan bagi kita. Anak-anak yang bersih, sehat, cerdas adalah dambaan orang tuanya. Menjadikan anak-anak kita sholeh, cerdas, sehat dan bersih membuktikan keberhasilan kita mendidik mereka. Suami akan bekerja lebih giat untuk mencari nafkah jika melihat anak-anak dalam kondisi seperti ini.
Keempat, saling memaafkan. Suami istri berasal dari dua keluarga yang berbeda, kebiasaan yang berbeda, adat-istiadat yang berbeda, sifat yang berbeda. Keduanya bukanlah makhluk yang sempurna yang tak pernah salah. Keduanya sama-sama memiliki kekurangan. Meminta maaf terlebih dahulu jika memiliki salah dan segera memaafkan suami serta tidak mengungkit-ungkit lagi kesalahan yang pernah ada akan menautkan lagi kemesraan kita berdua.
Seorang suami tidak akan memikirkan perempuan lain jika istri mampu menampilkan semua ini dihadapanya. Memberikan kebahagiaan lahir batin, menciptakan suasana segar, serta istri yang menentramkan jiwa. Tak akan pula ada percekcokan, sakit hati atau penyesalan telah mengikat janji berdua dihadapan Allah aza wajalla. Yang ada adalah ungapan sayang, kata-kata mesra, cinta yang selalu berbunga, mudah-mudahan berkah Allah selalu melingkupinya.

Z

DAFTAR JUDUL