MI SABIILUT TAQWA 1 SAWAHAN Headline Animator

Minggu, 14 April 2013

Pengertian Ayat Qauliyah dan Ayat Kauniyah

Bismillah....
Aku percaya bahwa Kita telah sama-sama tahu bahwa ayat-ayat Allah terbagi dua :
1. AYAT QAULIYAH
    Ayat-ayat Qauliyah adalah Al-Quran! 30 Juj, 114 Surat, dan 6666 ayat..
2. AYAT KAUNIYAH.
    Ayat-ayat Kauniyah adalah jagat raya ini berikut isi-isinya termasuk manusia beserta isi hatinya
Aku kaitkan dengan Puisi-puisi yang di cintai Rasul. Puisi itu bisa kita ambil dari makna ayat Qauliyah yakni Al-Quran, bisa juga kita dapat dari Alam jagat raya ini yakni Ayat Kauliyah. bahkan hati kita juga sebagai ayat kauliyah, so. tidak salah jika seseorang membuat puisi tentang perasaan hatinya atau lainnya sebagai tafakur binikmah 'ala syukron. kecuali isi puisinya mengandung nafsu 'ala la'natullah yang menimbulkan hasrat birahi seseorang sehingga melupakan segala-galanya..
Para ulama menegaskan bahwa Al-Quran dapat dipahami sebagai nama dari keseluruhan firman Allah, namun juga dapat bermakna "sepenggal dari ayat-ayat-Nya." Maksudnya dari sepenggal itu, Jika ada seseorang yang mengatakan "Aku hafal Al-Quran" padahal yang dia hafal misalnya hanya satu ayat maka perkataan dia itu tidak salah, kecuali jika dia berkata "Aku hafal seluruh Al-Quran" padahal hanya separuhnya, maka perkataan dia salah adanya..
Apa yang dikatakan Al-Quran itu pasti benarnya, sedangkan apa yang dapat digali dari ayat-ayat kauniyah sifatnya relatif dan sementara, mungkin ini salah satu yang membedakan antara ayat-ayat Qauliyah dengan ayat-ayat Kauniyah. Muncul pertanyaan! Kenapa ada paralesasi antara kedua ayat tersebut, seperti yang dilakukan banyak ilmuwan?
aku pernah membaca sekaligus melihat youtubenya, bahwasanya para saintis dunia telah menjumpai sebuah planet sebesar ukuran bulan kurang lebih yang sekarang ini sedang menuju atau mendakati planet bumi dan bertabrakan antara dua planet itu, kemudian menimbulkan Ledakan Dahsyat. Ledakan dahsyat ini telah diperkirakan dalam jangka waktu berlaku pada tahun 2065. Apa yang terjatuh dari angkasa itu lebih sangat menakutkan karena batuan-batuaan panas yang membara menghantam bumi bertalu-talu memusnahkan segalanya. akibat bertabrakan kedua planet ini suhu bumi berubah mendadak dan permukaan bumi terbakar, air laut mendidih panas, tiada nyawa pun yang dapat bertahan dengan suasana itu karena peningkatan suhunya sangat dahsyat panasnya. Kemusnahan ini berkurun lamanya dan bumi menjadi suria kedua dalam cakrawalanya sendiri.
Setelah membicarakan diatas, bahwa teori Ledakan Dahsyat mendapatkan pembenaran dari (atau sejalan dengan) Ayat Qauliyah Allah. Orang suka bertanya  apakah teori itu benar untuk jangka waktu yang telah  ditentukan? Kalau ternyata nanti teori itu ada yang menyanggah, apakah Quran yang kita paparkan untuk membenarkan atau mendukung teori itu salah?
Ada sesuatu yang membuat kita harus rendah hati dan berhati-hati dalam mengartikan paralelisasi antara dua ayat Tuhan itu, Kita yakin bahwa Al-Quran akan selamanya bisa memecahkan semua permasalahan kehidupan. Tetapi, perkembangan manusia  dalam dunia ilmu yang memaknai ayat Tuhan yang kauniyah tidak mendapatkan jaminan bahwa itu adalah pasti kebenarannya. Di situlah suka ada bentrokan antara kebenaran ilmu dan kebenaran yang diterangkan Al-Quran.

contoh teori lainnya, Al-Quran mengatakan bahwa matahari nanti ada disebelah barat, Para sains mengatakan  itu  tidak mungkin. Tetapi ada salah satu ilmuwan yang membenarkan ayat Qauliyah tersebut, dan dia telah membuktikan teorinya tentang bumi berputar mengelilingi matahari. teori ini mengatakan bahwa bumi berputar mengelilingi matahari  begitu cepat tetapi lama kelamaan bumi akan berputar semakin lambat dan kelambatan itu akan berhenti pada satu titik atau bertemu dengan satu titik, titik disitu bumi tidak berputar "Diam" hanya 72 jam bumi tidak berputar mengelilingi matahari, nah titik inilah menandakan matahari ada diposisi barat dari bumi. setelah ilmuwan mengetahui teori itu. ilmuwan langsung masuk islam. subhanallah walhamdulillah..
Mungkin ini semua salah satu tanda-tanda kiamat sudah dekat yah sahabatku..
Kita tahu dari Al-Quran bahwa alam semesta ini sedang sujud kepada-Nya, sedang melakukan sesuatu yang suci. Alam ini suci. Alam bukanlah musuh-musuh manusia yang harus ditaklukan sebagaimana mitos. Alam semesta sejajar dan senasib dengan manusia dalam ketundukannya kepada Allah. Bahkan alam semesta selalu mengagungkan Allah, walaupun manusia tidak dapat memahaminya. "Semua yang ada di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah (QS. Al-Hadid : 1)." Arti yang sama dapat kita cari pada surat Ar-Ra'du ayat 13 dan masih banyak yang lainnya. Alam sedang mengagungkan Tuhan dan Tuhan memerintahkan kita untuk memikirkannya.
Pada kesimpulannya bahwa objek ilmu adalah Ayat Qauliyah dan Kauniyah. Al-Quran sudah jelas suci karena ia firman Allah. Ayat Kauniyah pun sedang Ikhlas bertasbih kepada-Nya. Timbul pertanyaan dalam hati. Apakah sesuatu yang begitu suci dan ikhlas bertasbih kepada-Nya bisa dipelajari dengan menggunakan metode tidak benar atau kotor? Atau Apakah ketika mempelajari ayat-ayat Tuhan yang megah itu bisa dibarengi dengan kemaksiatan yang hina?
Disinilah permasalahan ilmu yang sangat mendasar di mana akal sering dijalankan dengan cara tidak tepat dan benar. Kalau begitu Apakah akal itu? kita pasti tahu bahwa akal bukanlah otak. Sebab kambing, ayam, sapi pun punya otak. Intinya Akal adalah potensi ruhaniah, oleh karena itu akal bersifat abstrak. Akal merupakan potensi kesucian sebagaimana ruh.
Sungguh bahagianya jika akal kita ini dipergunakan untuk mempelajari ayat-ayat Qauliyah dan Ayat-ayat Kauniyah.
Termasuk mempelajari blogger yang sehat yang selalu memberikan manfaat bagi semua orang dan website-website lainnya yang membawa positif. karena itu salah satu ayat Kauniyah..
Salam super sang blogger.. 

Minggu, 31 Maret 2013

FORMULIR PENDAFTARAN ONLINE


NISN
( Wajib di isi dengan 10 digit NISN Anda )
Nama
Nama sesuaikan dengan SKHUN
Tempatl Lahir
Tanggal/Bln/Thn - -
Jenis Kelamin

Agama

Alamat

NILAI UJIAN ANSIONAL ( UN ) ANDA
INGAT! , JIKA ENTRI NILAI ANDA SALAH MAKA PERINGKATNYA JUGA AKAN SALAH !
Bhs. Indonesia
(contoh 9.48)
Matematika

IPA

Piagam

DATA ORANG TUA
Nama Ayah

Nama Ibu

Pekerjaan Ayah
Jika jenis pekerjaan orang tua belum terdaftar , Pilih lainnya. .
Telpon

DATA FOTO ANDA
Foto Pendaftar

Keterangan Foto: Foto terbaru , Memakai seragam Sekolah Asal / Sesuai dengan Ijazah/SKHUN . Nama File Foto gunakan Nama Anda. Type file sebaiknya jpg , png atau gif

PERHATIAN dan PENTING ! Harap di baca !
Calon Pendaftar yang mengisi Formulir lewat Online ini belum di anggap sebagai PENDAFTAR sampai Anda melakukan REGISTRASI pada Hari Pendaftaran yaitu tanggal Artinya Anda harus tetap datang ke Kampus SMA 3 Demak pada hari Pendaftaran tersebut untuk REGISTRASI .
 
Jika Anda sudah mengisi data secara lengkap dan benar serta sudah membaca dan memahami pernyataan di atas silahkan KLIK Masukkan Data
 


Sabtu, 09 Maret 2013

MUSTAJABNYA DOA IBU

Ini adalah pelajaran yang mesti diketahui setiap orang tua. Doa mereka sungguh ajaib jika itu ditujukan pada anak-anak mereka. Jika ortu ingin anaknya menjadi sholeh dan baik, maka doakanlah mereka karena doa ortu adalah doa yang mudah diijabahi. Namun ingat sebenarnya doa yang dimaksudkan di sini mencakup doa baik dan buruk dari orang tua pada anaknya. Jika ortu mendoakan jelek pada anaknya, maka itu pun akan terkabulkan. Sehingga ortu mesti hati-hati dalam mendoakan anak.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْوَالِدِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ
“Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi yaitu doa orang tua, doa orang yang bepergian (safar) dan doa orang yang dizholimi.” (HR. Abu Daud no. 1536. Syaikh Al Albani katakan bahwa hadits ini hasan).
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ لاَ تُرَدُّ دَعْوَةُ الْوَالِدِ ، وَدَعْوَةُ الصَّائِمِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ
“Tidak doa yang tidak tertolak yaitu doa orang tua, doa orang yang berpuasa dan doa seorang musafir.”
(HR. Al Baihaqi dalam Sunan Al Kubro. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini shahih sebagaimana dalam As Silsilah Ash Shahihah no. 1797). Dalam dua hadits ini disebutkan umum, artinya mencakup doa orang tua yang berisi kebaikan atau kejelekan pada anaknya.
Juga dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ يُسْتَجَابُ لَهُنَّ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْمَظْلُومِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ لِوَلَدِهِ
“Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi yaitu doa orang yang dizholimi, doa orang yang bepergian (safar) dan doa baik orang tua pada anaknya.” (HR. Ibnu Majah no. 3862. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).
Riwayat ini menyebutkan bahwa doa baik orang tua pada anaknya termasuk doa yang mustajab.
Muhammad bin Isma’il Al Bukhari membawakan dalam kitab Al Adabul Mufrod beberapa riwayat mengenai doa orang tua. Di antara riwayat tersbeut, Abu Hurairah berkata, ”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,
ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لَهُنَّ لاَ شَكَّ فِيْهِنَّ دَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْوَالِدَيْنِ عَلىَ وَلَدِهِمَا
“Ada tiga jenis doa yang mustajab (terkabul), tidak diragukan lagi, yaitu doa orang yang dizalimi, doa orang yang bepergian dan doa kejelekan kedua orang tua kepada anaknya.” (Diriwayatkan oleh Al Bukhari dalam Al Adabul Mufrod no. 32. Dikatakan hasan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Al Adabul Mufrod no. 24).
Hadits ini menunjukkan bahwa doa jelek orang tua pada anaknya termasuk doa yang mustajab. Hal itu dibuktikan dalam kisah Juraij berikut ini. Kisah ini menunjukkan bahwa doa jelek ibunya pada Juraij terkabul. Kisah ini dibawakan pula oleh Al Bukhari dalam Al Adabul Mufrod.
Abu Hurairah berkata, ”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَا تَكَلَّمَ مَوْلُوْدٌ مِنَ النَّاسِ فِي مَهْدٍ إِلاَّ عِيْسَى بْنُ مَرْيَمَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ [وَسَلَّمَ] وَصَاحِبُ جُرِيْجٍ” قِيْلَ: يَا نَبِيَّ اللهِ! وَمَا صَاحِبُ جُرَيْجٍ؟ قَالَ: “فَإِنَّ جُرَيْجًا كَانَ رَجُلاً رَاهِباً فِي صَوْمَعَةٍ لَهُ، وَكَانَ رَاعِيُ بَقَرٍ يَأْوِي إِلَى أَسْفَلِ صَوْمَعَتِهِ، وَكَانَتْ اِمْرَأَةٌ مِنْ أَهْلِ الْقَرْيَةِ تَخْتَلِفُ إِلَى الرَّاعِي، فَأَتَتْ أُمُّهُ يَوْمًٍا فَقَالَتْ: يَا جُرَيْجُ! وَهُوَ يُصّلِّى، فَقَالَ فِي نَفْسِهِ – وَهُوَ يُصَلِّي – أُمِّي وَصَلاَتِي؟ فَرَأَى أَنْ يُؤْثِرَ صَلاَتَهُ، ثُمَّ صَرَخَتْ بِهِ الثَّانِيَةَ، فَقَالَ فِي نَفْسِهِ: أُمِّي وَصَلاَتِي؟ فَرَأَى أَنْ يُؤْثِرَ صَلاَتَهُ. ثُمَّ صَرَخَتْ بِهِ الثَالِثَةَ فَقَالَ: أُمِّي وَصَلاَتِي؟ فَرَأَى أَنْ يُؤْثِرَ صَلاَتَهُ. فَلَمَّا لَمْ يُجِبْهَا قَالَتْ: لاَ أَمَاتَكَ اللهُ يَا جُرَيْجُ! حَتىَّ تَنْظُرَ فِي وَجْهِ المُوْمِسَاتِ. ثُمَّ انْصَرَفَتْ فَأُتِيَ الْمَلِكُ بِتِلْكَ الْمَرْأَةِ وَلَدَتْ[1]. فَقَالَ: مِمَّنْ؟ قَالَتْ: مِنْ جُرَيْجٍ. قَالَ: أَصَاحِبُ الصَّوْمَعَةِ؟ قَالَتْ: نَعَمْ. قَالَ: اِهْدَمُوا صَوْمَعَتَهُ وَأْتُوْنِي بِهِ، فَضَرَبُوْا صَوْمَعَتَهُ بِالْفُئُوْسِ، حَتىَّ وَقَعَتْ. فَجَعَلُوْا يَدَهُ إِلَى عُنُقِهِ بِحَبْلٍ؛ ثُمَّ انْطَلَقَ بِهِ، فَمَرَّ بِهِ عَلَى الْمُوْمِسَاتِ، فَرَآهُنَّ فَتَبَسَّمَ، وَهُنَّ يَنْظُرْنَ إِلَيْهِ فِي النَّاسِ. فَقَالَ الْمَلِكُ: مَا تَزْعُمُ هَذِهِ؟ قَالَ: مَا تَزْعُمُ؟ قَالَ: تَزْعُمُ أَنَّ وَلَدَهَا مِنْكَ. قَالَ: أَنْتِ تَزْعَمِيْنَ؟ قَالَتْ: نَعَمْ. قَالَ: أَيْنَ هَذَا الصَّغِيْرُ؟ قَالُوْا: هَذَا فِي حُجْرِهَا، فَأَقْبَلَ عَلَيْهِ. فَقَالَ: مَنْ أَبُوْكَ؟ قَالَ: رَاعِي الْبَقَرِ. قَالَ الْمَلِكُ: أَنَجْعَلُ صَوْمَعَتَكَ مِنْ ذَهَبٍ؟ قَالَ: لاَ. قَالَ: مِنْ فِضَّةٍ؟ قَالَ: لاَ. قَالَ: فَمَا نَجْعَلُهَا؟ قَالَ: رَدُّوْهَا كَمَا كَانَتْ. قَالَ: فَمَا الَّذِي تَبَسَّمْتَ؟ قَالَ: أَمْراً عَرَفْتُهُ، أَدْرَكَتْنِى دَعْوَةُ أُمِّي، ثُمَّ أَخْبَرَهُمْ
“Tidak ada bayi yang dapat berbicara dalam buaian kecuali Isa bin Maryam dan Juraij” Lalu ada yang bertanya, ”Wahai Rasulullah siapakah Juraij?”. Beliau lalu bersabda, ”Juraij adalah seorang rahib yang berdiam diri pada rumah peribadatannya (yang terletak di dataran tinggi/gunung). Terdapat seorang penggembala yang menggembalakan sapinya di lereng gunung tempat peribadatannya dan seorang wanita dari suatu desa menemui penggembala itu (untuk berbuat mesum dengannya).
(Suatu ketika) datanglah ibu Juraij dan memanggilnya ketika ia sedang melaksanakan shalat, ”Wahai Juraij.” Juraij lalu bertanya dalam hatinya, ”Apakah aku harus memenuhi panggilan ibuku atau meneruskan shalatku?” Rupanya dia mengutamakan shalatnya. Ibunya lalu memanggil untuk yang kedua kalinya. Juraij kembali bertanya di dalam hati, ”Ibuku atau shalatku?” Rupanya dia mengutamakan shalatnya. Ibunya memanggil untuk kali ketiga. Juraij bertanya lagi dalam hatinya, ”lbuku atau shalatku?” Rupanya dia tetap mengutamakan shalatnya. Ketika sudah tidak menjawab panggilan, ibunya berkata, “Semoga Allah tidak mewafatkanmu, wahai Juraij sampai wajahmu dipertontonkan di depan para pelacur?”[2] Lalu ibunya pun pergi meninggalkannya.[3]
Wanita yang menemui penggembala tadi dibawa menghadap raja dalam keadaan telah melahirkan seorang anak[4]. Raja itu bertanya kepada wanita tersebut, ”Hasil dari (hubungan dengan) siapa (anak ini)?” “Dari Juraij?”, jawab wanita itu. Raja lalu bertanya lagi, “Apakah dia yang tinggal di tempat peribadatan itu?” “Benar”, jawab wanita itu. Raja berkata, ”Hancurkan rumah peribadatannya dan bawa dia kemari.” Orang-orang lalu menghancurkan tempat peribadatannya dengan kapak sampai rata dan mengikatkan tangannya di lehernya dengan tali lalu membawanya menghadap raja. Di tengah perjalanan Juraij dilewatkan di hadapan para pelacur.[5] Ketika melihatnya Juraij tersenyum dan para pelacur tersebut melihat Juraij yang berada di antara manusia.
Raja lalu bertanya padanya, “Siapa ini menurutmu?”. Juraij balik bertanya, “Siapa yang engkau maksud?” Raja berkata, “Dia (wanita tadi) berkata bahwa anaknya adalah hasil hubungan denganmu.” Juraij bertanya, “Apakah engkau telah berkata begitu?” “Benar”, jawab wanita itu. Juraij lalu bertanya, ”Di mana bayi itu?” Orang-orang lalu menjawab, “(Itu) di pangkuan (ibu)nya.” Juraij lalu menemuinya dan bertanya pada bayi itu, ”Siapa ayahmu?” Bayi itu menjawab, “Ayahku si penggembala sapi.”
Kontan sang raja berkata, “Apakah perlu kami bangun kembali rumah ibadahmu dengan bahan dari emas.” Juraij menjawab, “Tidak perlu”. “Ataukah dari perak?” lanjut sang raja. “Jangan”, jawab Juraij. “Lalu dari apa kami akan bangun rumah ibadahmu?”, tanya sang raja. Juraij menjawab, “Bangunlah seperti semula.” Raja lalu bertanya, “Mengapa engkau tersenyum?” Juraij menjawab, “(Saya tertawa) karena suatu perkara yang telah aku ketahui, yaitu terkabulnya do’a ibuku terhadap diriku.” Kemudian Juraij pun memberitahukan hal itu kepada mereka.” (Diriwayatkan oleh Al Bukhari dalam Al Adabul Mufrod no. 33. Dikatakan shahih oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Al Adabul Mufrod no. 25). Lihat [Bukhari: 60-Kitab Al Anbiyaa, 48-Bab ”Wadzkur fil kitabi Maryam”. Muslim: 45-Kitab Al Birr wash Shilah wal Adab, hal. 7-8]
Maka sungguh amat bahaya jika keluar dari lisan orang tua doa jelek pada anaknya sendiri karena doa seperti itu bisa terkabul sebagaimana dapat kita lihat dalam kisah Juraij di atas. Yang terbaik, hendaklah orang tua mendoakan anaknya dalam kebaikan dan moga anaknya menjadi sholeh serta berada di jalan yang lurus. Ketika marah karena kenakalan anaknya, hendaklah amarah tersebut ditahan. Ingatlah sekali lagi bahwa di saat marah lalu keluar doa jelek dari lisan ortu, maka bisa jadi doa jelek itu terwujud.
Hendaklah orang tua mencontoh para nabi dan orang sholeh yang selalu mendoakan kebaikan pada anak keturunannya. Lihatlah contoh Nabi Ibrahim ‘alaihis salaam di mana beliau berdoa,
رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلاَةِ وَمِن ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاء
“Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat. Ya Tuhan Kami, perkenankanlah doaku.” (QS. Ibrahim: 40)
رَبِّ اجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَن نَّعْبُدَ الأَصْنَامَ
“Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala.” (QS. Ibrahim: 35)
Lihatlah sifat ‘ibadurrahman (hamba Allah) yang berdoa,
وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
“Dan orang-orang yang berkata: “Ya Tuhan Kami, anugrahkanlah kepada kami, isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al Furqan: 74)
Moga Allah memperkenankan doa kita sebagai orang tua yang berisi kebaikan kepada anak-anak kita. Moga anak-anak kita berada dalam kebaikan dan terus berada dalam bimbingan Allah di jalan yang lurus. Jika kita sebagai anak, janganlah sampai durhaka pada orang tua. Banyak-banyaklah berbuat baik pada mereka, sehingga kita pun akan didoakan oleh bapak dan ibu kita.
Semoga sajian singkat di malam ini bermanfaat bagi pembaca setia rumaysho.com sekalian.
Wallahu waliyyut taufiq.
[1] Maksudnya berasal dari perzinahan.
[2] Inilah doa jelek dari Ibu Juraij.
[3] Shalat yang dilakukan Juraij bukanlah shalat wajib. Sedangkan memenuhi panggilan orang tua itu wajib. Maka ini menunjukkan kelirunya Juraij yang tidak mau memenuhi panggilan ibunya karena perkara wajib tentu saja mesti didahulukan.
[4] Yaitu anak dari hasil zina.
[5] Ini menunjukkan doa jelek ibu Juraij terkabul.

Mr. Choi

Info Data PTK
Menurut data yang diupload ke Pendataan Pendidikan Dasar
Field Data Status Keterangan
0 - Nama    MUCH NURCHOLIS    Info   
1 - Nip   NON PNS    Info   
2 - Nama Kabupaten Kota   Kab. Nganjuk    Info   
3 - Nama Propinsi   Jawa Timur    Info   
4 - Ijazah Terakhir Id   D4/S1    OK   Data ijazah valid
5 - Nuptk   6337753657200003    OK   Warning: Kode NUPTK salah input di dapodik.
6 - Tgl Lahir   5 Oktober 1975    OK   Tgl lahir dinilai valid
7 - Nama Status Kepegawaian   GTT/PTT Kab/Kota    OK   Status kepegawaian dinilai valid
8 - Nama Pangkat Golongan       Blm Sesuai   Pangkat/Golongan belum diisi
9 - Tmt Pangkat Gol       Blm Sesuai   Tgl TMT Pangkat belum diisi
10 - Nama Tugas Tambahan       Info   Tugas tambahan kosong
11 - Masa Kerja Tahun   10    OK   Masa kerja ada
12 - Sedang Kuliah   Tidak sedang kuliah    Warning   Data sedang kuliah kosong
13 - Bertugas Di Wilayah Khusus   Tidak di wilayah khusus    Warning   Data bertugas di wilayah khusus kosong
14 - Email   mrcholis@yahoo.co.id    OK   Alamat email dinilai valid
15 - Gaji Pokok   Rp 0    Info   Info
16 - Status   1    OK   Status ptk di sekolah tsb aktif.
17 - Kode Bidang Studi Sertifikasi       Blm Sesuai   Kode sertifikasi tidak ditemukan di DBase NRG
18 - Tahun Pensiun   2035    OK   Tahun pensiun belum terlewati.
19 - Status Kepegawaian Id   GTT/PTT Kab/Kota    Blm Sesuai   Status kepegawaian (GTT/PTT Kab/Kota) tidak memenuhi syarat
20 - Total Jam Mengajar Sesuai   0    Blm Sesuai   JJM Sesuai kosong, data mengajar linear belum terisi
Rincian Jam Mengajar
Mata Pelajaran Tahun/Smt JJM JJM KTSP JJM Linier Sekolah Normal
-   Smt 1 Thn 2012 (Rombel: RUANG 7-3)    0        SD NEGERI MLILIR I    Tidak
Jumlah   - 0   0   0     

  Tutup

Jumat, 08 Maret 2013

Download Software Pengerjaan BOS

Program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dimulai sejak bulan Juli 2005, telah berperan secara signifikan dalam percepatan pencapaian program wajar 9 tahun. Oleh karena itu, mulai tahun 2009 pemerintah telah melakukan perubahan tujuan, pendekatan dan orientasi program BOS, dari perluasan akses menuju peningkatan kualitas.

Pada tahun 2012 Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mengalami perubahan mekanisme penyaluran dan. Pada tahun anggaran 2011 penyaluran dana BOS dilakukan melalui mekanisme transfer ke daerah kabupaten/kota dalam bentuk Dana Penyesuaian untuk Bantuan Operasional Sekolah, mulai tahun anggaran 2012 dana BOS disalurkan dengan mekanisme yang sama tetapi melalui pemerintah provinsi.

Besar biaya satuan BOS yang diterima oleh sekolah pada tahun anggaran 2012, dihitung berdasarkan jumlah siswa dengan ketentuan:
1. SD/SDLB : Rp 580.000,-/siswa/tahun
2. SMP/SMPLB/SMPT : Rp 710.000,-/siswa/tahun

Secara umum program BOS bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun yang bermutu.
Secara khusus program BOS bertujuan untuk: 
1. membebaskan pungutan bagi seluruh siswa SD negeri dan SMP negeri terhadap biaya operasi sekolah, kecuali pada rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) dan sekolah bertaraf internasional (SBI);
2. membebaskan pungutan seluruh siswa miskin dari seluruh pungutan dalam bentuk apapun, baik di sekolah negeri maupun swasta;
3. meringankan beban biaya operasi sekolah bagi siswa di sekolah swasta. Program BOS perlu adanya manajemen dan tim khusus untuk menanganinya, mulai dari tim pembelanjaan dan tim pelaporan keuangan.

Untuk membantu pelaporan keuangan BOS maka akan lebih efisien dan berdaya guna jika menggunakan aplikasi yang tepat dan teruji serta sesuai aturan Juknis penggunaan BOS. Aplikasi yang cukup handal dalam menangani laporan keuangan BOS salah satunya adalah APLIKASI BOS KITA dari DBE (USAID). Aplikasi ini dirancang dengan menggunakan Excel disertai bahasa pemprograman VBA. 

Setiap tahun aplikasi BOS selalu diupdate dan disesuaikan dengan peraturan dan kondisi. Untuk tahun 2012 ini pun diterbitkan Aplikasi yang baru, dan sangat berbeda dari tahun 2011.
Dalam pengoprasiannya hampir sama. Tak perlu berlama-lama gan.. Langsung cek ke TKP dan download gan… 

Silahkan klik disini untuk mendownload Software Aplikasi BOS 2012.
dan klik disini untuk mendownload Cara Menjalankan Operasi Software Aplikasi BOS 2012.

serta klik disini untuk mendownload Kuitansi Aplikasi BOS 2012 terbaru.

Link download diatas Aplikasi sudah diperbaiki (Aplikasi BOS 2012 revisi), sehingga insyaAllah bisa dibuat untuk input perencanaan. Kalau ada link error atau bingung menjalankan aplikasi komentar aja di bawah gan! atau kalau ada yang punya aplikasi lain silahkan share ya gan! salam aneh.hohohohohohoho....
Z

DAFTAR JUDUL