MI SABIILUT TAQWA 1 SAWAHAN Headline Animator

Minggu, 14 April 2013

Pengertian Ayat Qauliyah dan Ayat Kauniyah

Bismillah....
Aku percaya bahwa Kita telah sama-sama tahu bahwa ayat-ayat Allah terbagi dua :
1. AYAT QAULIYAH
    Ayat-ayat Qauliyah adalah Al-Quran! 30 Juj, 114 Surat, dan 6666 ayat..
2. AYAT KAUNIYAH.
    Ayat-ayat Kauniyah adalah jagat raya ini berikut isi-isinya termasuk manusia beserta isi hatinya
Aku kaitkan dengan Puisi-puisi yang di cintai Rasul. Puisi itu bisa kita ambil dari makna ayat Qauliyah yakni Al-Quran, bisa juga kita dapat dari Alam jagat raya ini yakni Ayat Kauliyah. bahkan hati kita juga sebagai ayat kauliyah, so. tidak salah jika seseorang membuat puisi tentang perasaan hatinya atau lainnya sebagai tafakur binikmah 'ala syukron. kecuali isi puisinya mengandung nafsu 'ala la'natullah yang menimbulkan hasrat birahi seseorang sehingga melupakan segala-galanya..
Para ulama menegaskan bahwa Al-Quran dapat dipahami sebagai nama dari keseluruhan firman Allah, namun juga dapat bermakna "sepenggal dari ayat-ayat-Nya." Maksudnya dari sepenggal itu, Jika ada seseorang yang mengatakan "Aku hafal Al-Quran" padahal yang dia hafal misalnya hanya satu ayat maka perkataan dia itu tidak salah, kecuali jika dia berkata "Aku hafal seluruh Al-Quran" padahal hanya separuhnya, maka perkataan dia salah adanya..
Apa yang dikatakan Al-Quran itu pasti benarnya, sedangkan apa yang dapat digali dari ayat-ayat kauniyah sifatnya relatif dan sementara, mungkin ini salah satu yang membedakan antara ayat-ayat Qauliyah dengan ayat-ayat Kauniyah. Muncul pertanyaan! Kenapa ada paralesasi antara kedua ayat tersebut, seperti yang dilakukan banyak ilmuwan?
aku pernah membaca sekaligus melihat youtubenya, bahwasanya para saintis dunia telah menjumpai sebuah planet sebesar ukuran bulan kurang lebih yang sekarang ini sedang menuju atau mendakati planet bumi dan bertabrakan antara dua planet itu, kemudian menimbulkan Ledakan Dahsyat. Ledakan dahsyat ini telah diperkirakan dalam jangka waktu berlaku pada tahun 2065. Apa yang terjatuh dari angkasa itu lebih sangat menakutkan karena batuan-batuaan panas yang membara menghantam bumi bertalu-talu memusnahkan segalanya. akibat bertabrakan kedua planet ini suhu bumi berubah mendadak dan permukaan bumi terbakar, air laut mendidih panas, tiada nyawa pun yang dapat bertahan dengan suasana itu karena peningkatan suhunya sangat dahsyat panasnya. Kemusnahan ini berkurun lamanya dan bumi menjadi suria kedua dalam cakrawalanya sendiri.
Setelah membicarakan diatas, bahwa teori Ledakan Dahsyat mendapatkan pembenaran dari (atau sejalan dengan) Ayat Qauliyah Allah. Orang suka bertanya  apakah teori itu benar untuk jangka waktu yang telah  ditentukan? Kalau ternyata nanti teori itu ada yang menyanggah, apakah Quran yang kita paparkan untuk membenarkan atau mendukung teori itu salah?
Ada sesuatu yang membuat kita harus rendah hati dan berhati-hati dalam mengartikan paralelisasi antara dua ayat Tuhan itu, Kita yakin bahwa Al-Quran akan selamanya bisa memecahkan semua permasalahan kehidupan. Tetapi, perkembangan manusia  dalam dunia ilmu yang memaknai ayat Tuhan yang kauniyah tidak mendapatkan jaminan bahwa itu adalah pasti kebenarannya. Di situlah suka ada bentrokan antara kebenaran ilmu dan kebenaran yang diterangkan Al-Quran.

contoh teori lainnya, Al-Quran mengatakan bahwa matahari nanti ada disebelah barat, Para sains mengatakan  itu  tidak mungkin. Tetapi ada salah satu ilmuwan yang membenarkan ayat Qauliyah tersebut, dan dia telah membuktikan teorinya tentang bumi berputar mengelilingi matahari. teori ini mengatakan bahwa bumi berputar mengelilingi matahari  begitu cepat tetapi lama kelamaan bumi akan berputar semakin lambat dan kelambatan itu akan berhenti pada satu titik atau bertemu dengan satu titik, titik disitu bumi tidak berputar "Diam" hanya 72 jam bumi tidak berputar mengelilingi matahari, nah titik inilah menandakan matahari ada diposisi barat dari bumi. setelah ilmuwan mengetahui teori itu. ilmuwan langsung masuk islam. subhanallah walhamdulillah..
Mungkin ini semua salah satu tanda-tanda kiamat sudah dekat yah sahabatku..
Kita tahu dari Al-Quran bahwa alam semesta ini sedang sujud kepada-Nya, sedang melakukan sesuatu yang suci. Alam ini suci. Alam bukanlah musuh-musuh manusia yang harus ditaklukan sebagaimana mitos. Alam semesta sejajar dan senasib dengan manusia dalam ketundukannya kepada Allah. Bahkan alam semesta selalu mengagungkan Allah, walaupun manusia tidak dapat memahaminya. "Semua yang ada di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah (QS. Al-Hadid : 1)." Arti yang sama dapat kita cari pada surat Ar-Ra'du ayat 13 dan masih banyak yang lainnya. Alam sedang mengagungkan Tuhan dan Tuhan memerintahkan kita untuk memikirkannya.
Pada kesimpulannya bahwa objek ilmu adalah Ayat Qauliyah dan Kauniyah. Al-Quran sudah jelas suci karena ia firman Allah. Ayat Kauniyah pun sedang Ikhlas bertasbih kepada-Nya. Timbul pertanyaan dalam hati. Apakah sesuatu yang begitu suci dan ikhlas bertasbih kepada-Nya bisa dipelajari dengan menggunakan metode tidak benar atau kotor? Atau Apakah ketika mempelajari ayat-ayat Tuhan yang megah itu bisa dibarengi dengan kemaksiatan yang hina?
Disinilah permasalahan ilmu yang sangat mendasar di mana akal sering dijalankan dengan cara tidak tepat dan benar. Kalau begitu Apakah akal itu? kita pasti tahu bahwa akal bukanlah otak. Sebab kambing, ayam, sapi pun punya otak. Intinya Akal adalah potensi ruhaniah, oleh karena itu akal bersifat abstrak. Akal merupakan potensi kesucian sebagaimana ruh.
Sungguh bahagianya jika akal kita ini dipergunakan untuk mempelajari ayat-ayat Qauliyah dan Ayat-ayat Kauniyah.
Termasuk mempelajari blogger yang sehat yang selalu memberikan manfaat bagi semua orang dan website-website lainnya yang membawa positif. karena itu salah satu ayat Kauniyah..
Salam super sang blogger.. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Z

DAFTAR JUDUL